Hadist tentang Jihad

20 November 2008 at 10:25 am (Hadist) ()

Muslim meriwayatkan dari Sulaiman dari ayahnya, dia berkata: Dulu jika Rasulullah saw. mengangkat seorang pemimpin atas pasukan atau sariyyah**, beliau berpesan kepadanya dengan ketakwaan kepada Allah dalam dirinya sendiri, dan agar dia memperlakukan kaum muslimin yang bersamanya dengan baik. Lalu beliau berkata: “Berperanglah dengan nama Allah di jalan Allah. Perangilah orang yang kufur terhadap Allah. Berperanglah, jangan berkhianat, jangan melanggar janji, jangan memotong bagian tubuh, dan jangan membunuh anak kecil. Jika kamu menemui musuh orang-orang musyrik, maka serulah mereka kepada tiga pekerti (pilihan). Manapun di antara ketiganya yang mereka penuhi, maka terimalah dan berhentilah memerangi mereka. Serulah mereka kepada Islam. Jika mereka memenuhi seruanmu, maka terimalah dan berhentilah memerangi mereka. Lalu serulah mereka untuk berpindah dari tempat tinggal mereka menuju tempat tinggal kaum muhajirin. Dan beritahukanlah kepada mereka bahwa jika mereka melakukan itu, bagi mereka hak yang dimiliki oleh kaum muhajirin dan atas mereka kewajiban yang dimiliki oleh kaum muhajirin. Jika mereka menolak untuk berpindah dari tempat tinggal mereka, maka beritahukanlah kepada mereka bahwa mereka menjadi seperti orang-orang muslim Badui; tidak berlaku atas mereka hukum Allah yang berlaku atas kaum mukminin, dan mereka tidak mendapat ghanimah**** dan fai`****** sedikit pun kecuali jika mereka berjihad bersama kaum muslimin. Jika mereka menolak, maka mintalah jizyah dari mereka. Jika mereka memenuhi permintaanmu, maka terimalah dan berhentilah memerangi mereka. Dan jika mereka menolak, maka mintalah bantuan Allah atas mereka dan perangilah mereka.” (Diriwayatkan oleh Ahmad).

18 Komentar

  1. mancung64 said,

    Salam kenal. Semoga postingan ini bisa menjadi pedoman orang / golongan dalam berjihad, khususnya di Indonesia. Faham akan arti jihad sesungguhnya.

  2. afateeh said,

    Salam kenal juga.
    Iya semoga bermanfaat supaya jihad dipahami dengan benar.
    bahwa jihad tidak sama dengan terorisme.
    karena terorisme yang sebenarnya adalah Amerika cs

  3. Santri Gundhul said,

    Salam…salam…salam….

    Jika yang ada di dalam PIKIRANMU masih penuh DOGMA KEKERASAN dalam memeluk AGAMA. Maka BUANGLAH AGAMA itu….Carilah AGAMA yang penuh KEDAMAIAN dengan LAKU KEBAJIKAN dan KEBAIKAN di Muka bumi ini.

    Anda harus betul-betul MEMAHAMI makna ISLAM yang sesungguhnya ISLAM dalam QS. Al Imran 19, 85 dan 102 bung…..

    Anda harus bisa memaknai AGAMA itu apa dan ISLAM itu apa. Jika tidak, maka selamanya umat beragama dengan Nama ISLAM akan selalu dan selalu MERASA ( RUMONGSO ) sebagai pemeluk Nama AGAMA yang PALING BENAR….

    DAMAI DI BUMI….DAMAI DIHATI

    • islam said,

      kafir nie anak

    • hamba Allah said,

      Assalamualaikum wr.wb, saudaraku sesama muslim.Rasulullah saw menyampaikan ikatan agama/akidah lebih dekat daripada pertalian darah.Islam agama perdamaian,rahmatallilalamin,namun islam adalah agama keadilan dan kasih sayang….Kenyataannya USA cs sekarang menyerang Afganistan dan Iraq utk mengamankan aset dan kepentingan mereka(minyak),dengan mengorbankan keadilan manusia,banyak rakyat sipil Afganistan(saudara seiman kita didzalimi) jadi korban. Apakah anda masih menyebut diri sebagai orang Islam apabila tidak melakukan apa-apa….,berdamai dengan orang kafir. Saya tidak setuju mengebomnya di Indonesia,atau dinegara lainnya…….mari ummat Islam seluruhnya,berjihat yg benar….kita semua bersatu menyerang USA cs di Afganistan sana….

    • edo said,

      dasar JIL……………..

  4. afateeh said,

    Sudah selayaknya Umat Islam merasa bahwa Islam adalah Agama yang paling benar, dan yang lainnya salah. Hanya Islam yang benar. Keyakinan(Aqidah) harus 100 %

    …..Pada hari ini telah Ku sempurnakan untuk kamu agamamu dan telah Ku-cukupkan kepadamu nimat-Ku, dan talah Ku-ridhai Islam itu jadi agamamu…..(T.Q.S Al Maidah : 3)

    Dengan Jelas Bahwa ALLAH telah menyempurnakan Islam sebagai Agama buat umat manusia. Dan sebagai petunjuk/peraturan hidup yang memuat halal dan haram, hukum, dll yang dijadikan petunjuk bagi manusia.

    Barangsiapa mencari agama selain dari agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi. (QS. 3:85)

    Jelas sekali bahwa ALLAH telah menolak semua Agama dan Aturan hidup selain Islam.
    Jadi tidak ada perdebatan lagi Islam satu – satunya Agama dan Aturan hidup yang benar dan yang di ridhlai ALLAH. Agama dan aturan hidup selain Islam adalah Batil/salah.

  5. Santri Gundhul said,

    Heks…heks…mas, Om, Pak,

    Disinilah letak KESALAH KAPRAHAN kita-kita dalam memahami dan MEMAKNAI 3 ayat dalam surah Al-IMRAN yang berupa tulisan. Pemahaman yang berhenti pada stasiun AKAL dan PIKIRAN sering membuat kita-kita TERJEURUMUS kedalam sikap GEMAGAH dan RUMONGSO BISO. Inilah yang terjadi belakangan ini. Seperti tulisan penutup dari mas Fateeh seperti ini…. ” Agama dan aturan hidup selain Islam adalah Batil/salah “.
    Mas, Om, Pakne…begitu BERANI dan SEMBRONONYA menjustifikasi tentang ATURAN hidup manusia, bahwa selain AGAMA dengan nama ISLAM adalah SALAH atau BATIL.
    Sungguh NELONGSO, MIRIS….saya mendengarnya…!! Tak SADARKAH bahwa anda telah mengambil HAK TUHAN Pencipta Langit dan Bumi…???. Lihat, Cermati, Renungilah…..!!! Adanya Firman Tuhan dalam ayat yang lain begitu LEMBUT dan DAMAINYA dalam menentukan HAK HIDUP, KEIMANAN dan KESALEHAN setiap makhluk ciptaan-Nya dalam Surah Al-BAQARAH 62 dan ayat lainnya yg kebetulan isinya sama percis di Al MAIDAH 69.

    Dan lebih TEGAS lagi Tuhan Pencipta Langit dan Bumi lah yang MEMILIKI HAK PREROGARATIF dalam menentukan BENAR dan SALAH setiap perbuatan yang dilakukan oleh setiap ciptaan-Nya.

    Bacalah….!!! Bacalah….!!! Bacalah…..Atas nama Tuhan-Mu mas,
    RENUNGI…ayat dalam surah Al-Isra’ 84. ” Katakanlah: “Tiap-tiap orang berbuat menurut keadaannya masing-masing”. Maka Tuhanmu lebih mengetahui siapa yang lebih benar jalannya “.

    MASIHKAH kita-kita pemeluk Agama dengan NAMA ” ISLAM ” ini begitu AROGAN dan GEMAGAHNYA dengan MEMFONIS KEYAKINAN pemeluk Agama selain NAMA ” ISLAM ” adalah SALAH, SESAT dan KAFIR seperti yang mas katakan….????.

    Kenyataannya mayoritas umat Islam telah banyak bergeser dalam MEMAHAMI kata ” ISLAM “, telah dikerdilakan maknanya menjadi sebuah Nama AGAMA yang nyata-nyata hanyalah merupakan ATRIBUT, LABEL bukan pada MAKNA yang SUJATINYA ISLAM.

    Pahami asal kata ISLAM dari asal muasalnya yg berarti ” SELAMAT ” dan AGAMA yang berarti A = TIDAK, dan GAMA = CAOS ( Ribut ) yang oleh para leluhur bangsa ini AGAMA dimaksudkan adalah TOTO KAHANAN untuk manusia dalam bersosialisasi terhadap sesama manusia agar tercipta suasana DAMAI, HARMONIS, AMAN dan NYAMAN. Yang pada akhirnya tercapailah kehidupan yang ISLAM ( selamat ) fiddun-ya wal Akhiroh.

    Untuk lebih jelasnya, Monggo saya undang ke GUBUG REYOT saya di :
    http://kariyan.wordpress.com/2008/05/16/islam-sejati/

    DAMAI DIHATI….DAMAI DIBUMI…..

    Sopo Kang Temen bakal TINEMU….

    • edo said,

      SANTRI GUNDUL BEGO’……….DASAR JIL>>>>>>>

  6. afateeh said,

    Mas Santri Gundul..
    tolong belajar Agama Islam dengan benar lagi.
    dan jangan belajar Islam pada Orang Barat..
    Belajarlah Islam pada Ulama – Ulama Islam. Coba buka Tafsir Ibnu Katsir, dan tafsir ulama Islam lainnya. Kitab Hadist Bukhari Muslim dll. Jangan belajar dari tafsir bikinan orang kafir barat.

    Dalam ayat terakhir yang diturunkan ALLAH dalam Qur’an surat al Maidah ayat 3 …..Pada hari ini telah Ku sempurnakan untuk kamu agamamu dan telah Ku-cukupkan kepadamu nimat-Ku, dan talah Ku-ridhai Islam itu jadi agamamu…..(T.Q.S Al Maidah : 3) dan Barangsiapa mencari agama selain dari agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi. (QS. 3:85) sangat jelas maknanya. Tidak ada Umat Islam yang benar – benar Islam yang mempermasalahkan ayat ini, kecuali Orang Munafik yang mengaku Islam, tetapi mereka mengabdi pada Kafir Barat. Untuk mendukung ide pluralisme.

  7. Al Huzn said,

    Lha wong Islam dipahami sebagai “Agama” ya debat ini ga bakal selese… Mbok ya kalo bicara itu dengan dasar, jangan asal njeplak. Noh, baca tafsir ulama, orang yg lebih ngerti. “Islam” dikatakan di dalam AlQur’an itu sebagai “Din”, dan “din” disini ditafsirkan bukan sebegai “Agama” melainkan “Peraturan”, lebih tepatnya peraturan hidup. BACA mas BACA, sekali lagi BACA !!!

  8. afateeh said,

    Kebenaran memang mutlak milik ALLAH.
    dan ALLAH telah menyampaikan kebenaran itu pada Umat manusia melalui Al Quran dan As-Sunnah yang di bawa Rasulullah. Salah satu isi al Quran adalah ayat terakhr yang ALLAH turunkan yaitu Qur’an Surat Al- Maidah
    Pada hari ini telah Ku sempurnakan untuk kamu agamamu dan telah Ku-cukupkan kepadamu nimat-Ku, dan talah Ku-ridhai Islam itu jadi agamamu…..(T.Q.S Al Maidah : 3)
    dan ayat
    Barangsiapa mencari agama selain dari agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi. (QS. 3:85)
    Dari ayat diatas setidak nya ada 3 Hal yang harus kita cermati :
    1. Pada hari ini telah Ku sempurnakan untuk kamu agamamu >> ALLAH telah menjadikan Islam itu sebagai Aturan hidup yang sempurna. yang memuat aturan halal dan haram. Semua diatur dengan Islam, tidak ada sedikitpun ruang yang tidak diatur oleh Islam.
    2. telah Ku-cukupkan kepadamu nimat-Ku >> ALLAH menjadikan Islam sebagai aturan itu sebagai nikmat bagi manusia, sebagai petunjuk supaya manusia hidup pada jalan yang benar. Supaya Rahmatanlilalamin itu tercapai.
    3. Barangsiapa mencari agama selain dari agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi. >> Setelah diturunkan Islam sebagai Aturan yang sempurna dan sebagai petunjuk bagi manusia, maka ALLAH tidak mewajibkan kita untuk melaksanakan Islam ini dalam kehidupan. Dan ALLAH menegaskan bahwa tidak ada pilihan bagi manusia selain Islam, bila manusia ingin selamat didunia dan diakherat.

    Ini adalah kabar yang ALLAH sampaikan secara langsung pada Umat Manusia.
    Bila Saudara Santri Gundul tidak percaya dan tidak meu menerima ayat ini, jelas saudara ragu pada kebenaran yang ALLAH sampaikan. Padahal saudara mengutip ayat dalam surah Al-Isra’ 84. ” Katakanlah: “Tiap-tiap orang berbuat menurut keadaannya masing-masing”. Maka Tuhanmu lebih mengetahui siapa yang lebih benar jalannya “. Jelas saudara tidak memahami ayat ini. Atau memang saudara sengaja menyalah artikan ayat ini untuk mendukung Pemikiran Saudara yang liberal itu. . Buang jauh – jauh pemikiran orang kafir barat yang bersemayam di otak saudara. Semoga ALLAH memberikan hidayah pada saudara.

  9. Santri Gundhul said,

    Balik maning ah….

    Hiks..hiks…mas Fateeh yangdimulyakan Allah…

    Mas, KAFIR itu yang seperti apa????. Alon-alon njih mas angsalipun diskusi cangkruan, mboten usah MENCAK-MENCAK kados kinging rubung Semut Ngangrang heks..heks…

    Tapi dari banyak diskusi yg saya lakukan dengan sesama temen-temen yg NGAKU-NGAKU Muslim neh…SELALU dan SELALU mereka bilang POKOKNYA…POKOKNYA Agama dengan nama ISLAM yg PALING BENER…!!! Agama yg lain SALAH…SESAT…KAFIR….!! sambil memperlihatkan SIKAP yang AROGAN dan GEMAGAH alias DOMINASI KEMARAHAN sangan menonjol. Jadi sama sekali tidak menunjukkan sikap yang DAMAI, KALEM dan BIJAK….halah…halah….Katanya ISLAM adalah RAHMAD bagi ALAM SEMESTA…kok gak NYAMBUNG yah dalam APLIKASINYA…heks,,heks…

    Jika mas Fateh begitu KUATNYA gondhelan pada ayat-ayat teks book Kitab Suci yang bagi saya itu hanyalah TEKTUAL…KITAB GARING, KITAB DIAM dan KITAB MATI mas. Al-Quran yg masih dalam bentuk TULISAN diatas Kertas itu gak bisa berbuat apa-apa mas…?? suwer deh…..Anda pingin bukti…??? Nah berhubung itu tekstual GARING dan MATI, maka teks book Al-Quran itu PERLU KITA HIDUPKAN agar memiliki ENERGI KEILAHIAN…Disinilah TUGAS manusia yg memeluk Agama dengan nama ISLAM untuk MENGHIDUPKAN ” QALAM ILLAHI ” tersebut…lah bagaimana CARANYA…???? ini yang terpenting mas. Terus terang hal ini hanya bisa dilakukan oleh manusia yang pandai IKRO’ dalam pengertian NGERTI dan MEMAHAMI akan ESENSI dari QALAM tersebut. Nah untuk NGERTI dan MEMAHAMI ini TIDAK CUKUP hanya berhenti pada STASIUN AKAL dan PIKIRAN saja melainkan dituntukj untuk MENGEKSPLORASI BATIN kita. Jujur saja sedari kecil saya dah NGAJI teks book Kitab Suci ini, namun jika saya berpatokan pada trulisan ASLINYA yg berbahasa ARAB neh….Kitab Suci tersebut SAMA SEKALI gak BERMAKNA buat saya. Tanya kenapa….??? Karena tulisan ARAB itu BUKAN BAHASA yang bisa saya MENGERTI dan PAHAMI. wong itu kan bahasanya Muhammad bin Abdullah yg kebetulah terlahir di Arab sono. Coba saja klu Muhammad itu orang Indonesia PASTI teks book Kitab Suci akan ditulis dalam bahasa Indonesia yah gak…??. Coba saja mas Fateh baca Surah yg menjelaskan masalah ini. ” Tidak Aku turunkan seorang RASUL dalam suatu kaum dengan BAHSA yang meraka PAHAMI “. Apa MAKNANYA mas…???.

    Begini nggih mas Fateeh,
    Membaca teks book Kitab Suci Al-Quran itu ada TAHAPAN yg harus dilakukan, jadi tidak asal bisa membaca dengan lisan saja dan lalu berhenti di stasiun AKAL dan PIKIRAN. Tapi diperlukan KESUCIAN BATIN….ini MUTLAQ mas. Anda pingin dasar dan rujukannya…??? Tak kasih tahu panjenengan nggih, coba RENUNGI ayat dalam surah Al- WAQIAH 77 sampai 79.
    Saya higlight nggih
    77 – Al-Quran adalah bacaan yg sangat MULIA.
    78 – Adanya tertulis di LAUHUL MAHFUDZ.
    79 – ” TIDAK EMNYENTUHNYA kecuali hamba-hamba yang DISUCIKAN ” mohon dipahami kata DISUCIKAN…!!! bukan MENSUCIKAN loh…..
    DISUCIKAN memeliki kandunga makna, bahwa harus ada 2 (dua) peran sebagai PENSUCI dan yang DISUCIKAN
    Dan pertanyaan saya SIAPA yang MENSUCIKAN, MEMBERSIHKAN JIWA mas Fateeh….???. Pingin tahu panjenengan mas…?? SIAPA itu yg memiliki tugas dan peran MENSUCIKAN…??
    Tolong baca dan RENUNGI lagi surah Al – BAQARAH 129 ( Doa Ibrahim kepada Tuhan agar diturunkan seorang RASUL untuk tiap-tial KAUM )

    ” Ya Tuhan kami, utuslah untuk mereka seorang Rasul dari kalangan mereka, yang akan membacakan kepada mereka ayat-ayat Engkau, dan mengajarkan kepada mereka Al Kitab (Al Qur’an) dan Al-Hikmah (As-Sunah) serta menyucikan mereka. Sesungguhnya Engkaulah yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana “.

    dan lalu TUHAN menjawab dalam surah Al – IMRAN 164 :
    ” Sungguh Allah telah memberi karunia kepada orang-orang yang beriman ketika Allah mengutus di antara mereka seorang rasul dari golongan mereka sendiri, yang membacakan kepada mereka ayat-ayat Allah, membersihkan (jiwa) mereka, dan mengajarkan kepada mereka Al Kitab dan Al Hikmah. Dan sesungguhnya sebelum (kedatangan Nabi) itu, mereka adalah benar-benar dalam kesesatan yang nyata “.

    Bagaimana mas Fateeh…panjenegan sudah KETEMU seorang RASUL di dunia ini…??. Panjenengan harus MENCARI dan MENCARINYA mas…karena hal ini juga merupakan PERINTAH dari salah satu ayat loh….pingin tahu juga tertulis dalam surah apa…???.

    Jadi disinilah sebenarnya peran kita-kita yg NGAKU-NGAKU sebagai umat MUSLIM sambil KACAK PINGGANG, PETENTANG-PETENTENG, GEMAGAH dan AROGAN ternyata neh….baru sebatas NGAKU-NGAKU sebagai MUSLIM dalam tataran LAHIRIAH saja… belum sampai pada tingkatan BATIN yg bener-bener MBALUNG SUNGSUM menjadi PERSEPSI san JIWA. Yang pada akhirnya memang bisa kita lihat dalam alam REALITAS di negeri ini mas…
    Begitu LINCAH dan GESITNYA lidah ini mengucapkan kalimah TAKBIR…ALLAHU AKBAR tetapi APLIKASINYA MEMUKULI orang lain, MENGHANCURKAN orang lain, MEMBERANGUS KEYAKINAN orang lain,…
    uhgfff….jadi sama sekali TIDAK MENCERMINKAN KELEMBUTAN TUHAN yang WELAS ASIH yang RAHMAN dan RAHIM…..

    Tanya kenapa….????. Karena ISLAM yg dipeluk masih sebatas TAMPILAN LAHIRIAH yang DITAMPA-TAMPAKKAN RELIGIUS mas….!!.

    Monggo saja mas Fateeh menjustifikasi saya sebagai orang KAFIR…MURTAD…SESAT… sungguh saya tetap ENJOY-ENJOY saja he..he..he… Karena Tuhan saya mendidik saya pada jalan KEBAJIKAN dan KEDAMAIAN dengan mengajari saya untuk MENERAPKAN SALAM penutup dalam Sholat yg setiap kita lakukan yakni memberikan KESELAMATAN, BERKAH dan RAHMAT bagi sesama makhluk isi alam semesta. Dari sinilah ISLAM bener-bener akan mampu menciptakan RAHMAD bagi Alam semesta dan ISLAM bener-bener mampu menjadikan diri kira mampu mencegah PERBUATAN KEJI dan MUNGKAR kalau saja kita MAMPU, NGERTI dan PAHAM dari semua kandungan akan esensi ayat-ayat TUHAN dalam teks book Kitab Suci yang KERING MATI dan TERBATAS itu. Kita harus mampu IKRO’ ( membaca ) KITAB yg sudah ada di dalam DIRI kita masing-masing mas…ini KUNCINYA….

    DAMAI DIHATI…DAMAI DIBUMI….

    SOPO KANG TEMEN BAKAL TINEMU ( Siapa yg sungguh-sungguh mencari akan MENEMUKAN )

    Wassalam

    • juju said,

      aslmualaikum,,

      ana mau ngikut diskusi nich?

      mnurut saya agama yg bnar cm islam mas,,
      dri dua klmt syhdad qt ja udah jelas bahwa mnybutkan “aku bersumpah bahwa tiada tuhan selain Allah dan aku bersaksi bahwa Muhammad utusan Allah..

      brarti klo ada orang yg mengaku memiliki tuhan selain Allah brarti dia sesat,,

      tuhan itu ESA,,jd klo ada orang yg mngaku-ngaku punya tuhan tiga atau lebih brarti dia ngawur..hehhe

      sblumnya maaf klo saya berdiskusi dngn ilmu goblok2an,,tp klo ada ikhwan yg mau tanya saya usahakan jawab dngn lengkap..

      ahlus sunnah wal jama’ah….

  10. muhammadsugiono said,

    wah coba kalo Rasulullah Muhammad SAW berpikir seperti mas Gundhul,
    pasti Islam ga nyampe ke Nusantara.
    Blio pasti ga perlu sampe dihina, diusir, dianiaya dan bahkan diperangi oleh orang2 non muslim.
    Blio ga perlu repot2 mendakwahkan Islam, krn Islam sama dengan agama2 lainnya.
    dan Blio & para sahabat ga perlu susah2 hijrah.
    apalgi sampe 2x ke Habasyah (dipimpin Ja’far) dan ke Yatsrib yg kemudian mjd Madinah.
    Iya, ngapain repot2 dan susah2???
    Ngapain sih Rasulullah SAW tuh repot2 dan susah2?
    wong ada yg enak kok milih yg susah2 dan repot2.
    GILA KALI???
    emang sapa sih yg mau jadi gila?
    tapi Rasulullah SAW mau tuh dikatain gila demi dakwah kebenaran Islam .
    he..he..he..
    so kayaknya kita musti ‘gila’ kayak Rasulullah SAW neh.

  11. Lenna silviani said,

    Ass..ssungguh’nya islam hancur bkn krn org dluar islam., melainkan dr org didlm islam itu sendiri..seperti mas santri gundul,tolong pelajari islam lbh dlm,jgn plajari islam sepotong2,

  12. kakashi said,

    maaf,,, bisa kasih tahu saya hadist2 tentang jihad beserta sanad dan perawinya??
    atau pun sumber2nya dr Al-Quran,, thanks,,,

  13. Loofee said,

    Sebenernya perbedaan yg seperi ini sudah ada sejak jaman kekholifah (Abu Bakar, Umar, Usman, Ali) sepeninggal Rosulullah SAW, tp perbedaan mereka tidak menjadikan perpecahan/penghalang untuk tegaknya Ukhuwah Islamiah, dan justru djaman pemerintahan merekalah umat islam mencaapai kejayaan dimasa itu. seharusnya kita (umat islam skarang ini) banyak2 bercermin pada para mereka ra. dan diri kita sendiri, karna manusia itu banyaklah munafik dan “ORANG ISLAM MUNAFIK ITU LEBIH BERBAHAYA DARI ORANG KAFIR.” smg kita bukan di antaranya,amin3x.
    Dan perdebatan banyaklah membawa kemudhorotan, selalu ingin menang, gontok-gontokan, wez salah gak gelem ngalah, merasa benar paling pinter tapi padahal keblinger. pyoh-pyoh… mustine wajar dadi gak wajar, akhire BUBAARRR!!!
    jd benar kalau islam hancur bukan karna siapa2(orang2 kafir) tapi orang islam itu sendiri..! nopo mekaten….?!
    Bukane Islam itu agama yg BENAR!!!! Kenapa mesti dperdebatkan…!!! kita ini saudara seiman yg di ikat dengan kalimat ” LA ILLA HA ILLALLAH MUHAMMADU ROSULULLAH ”
    Dadi luweh becik kalau kepinteran/pemahaman sampean2 iku kanggo dakwah (Dakwah ILLallah) soalnya banyak saudara2 kita yg belum mengenal Islam (mengenal Allah SWT).
    DAKWAH…DAKWAH..DAKWAH….!!!
    INGET : SAMPAIKAN WALAU HANYA SATU AYAT.
    MAKMURKAN MASJID2, SURAU2.
    BEKAL AKHIRAT IMAN, AMAL, SOLEH.
    DUNIA SEMENTARA AKHIRAT SELAMA-LAMA-LAMANYA.

    NB:
    ” BENAR/SALAH DIMATA MANUSIA BELUM TENTU DI MATA ALLAH SWT ”
    ” ISLAM AGAMA YANG BENAR ”
    ” ISLAM BUKAN TERORIS !!! TAPI PENCETUSNYA LAH SANG TERORIS ”
    (siapa pencetusnya saya kembalikan ke tuan2…)

    “benarnya dari Allah SWT dan salah nya dari hamba, saya mohon ampun, & untuk tuan2 saya mohon maaf, jazakallah.”

    wassalamualaikum wr wb.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: