Mencari jodoh

24 November 2008 at 7:07 am (Politik) (, )

Geliat dunia perpolitikan tanah air mendekati Pemilihan Umum 2009 mulai terasa. Setiap Partai Politik sudah mempersiapkan berbagai macam strategi untuk memenangkan Pemilu tahun depan. Media massa dan elektronik menjadi sasaran untuk melakukan kampanye. Berbagai macam iklan politik semakin sering menghiasi media massa dan televisi. Ada yang membuat iklan kontroversial, ada yang tebar janji dan berbagai macam cara lainnya. Tujuannya hanya satu untuk meraih dukungan rakyat Indonesia dan rakyat mau memilih Caleg dari partai itu, ujungnya untuk mendapatkan kursi empuk di DPR.

Perebutan kursi DPR belum jelas siapa pemenangnya, Para calon Presiden tidak mau kalah, mereka sudah bersiap siap untuk melakukan strategi pemenangan Pemilihan Presiden. Seperti layaknya partai pengusung, mereka pun melakukan kampanye. Kampanye secara tersembunyi dengan berkedok seruan untuk persatuan, dan seruan lainnya Mereka lancarkan. janji – janji untuk mensejahterakan rakyat mereka lontarkan. Ada yang menjanjikan pendidikan gratis, kesehatan gratis, pertumbuhan ekonomi, dll. Persaingan sudah dimulai. Debat Capres terus bergulir, Capres satu dengan yang lainnya sudah mulai mengeluarkan senjata untuk menjatuhkan lawannya. Dari membuka aib/ kebobrokan Pemerintahan pada masa Capres dulu berkuasa pada masa memerintah, bagi Capres yang sudah pernah duduk di pemerintahan maupun yang masih duduk di pemerintahan.

namun dipihak lain untuk mengamankan perolehan suara, mereka mulai melakukan pencarian siapa pasangan yang akan mereka jadikan Calon Wakil Presiden. Tentunya pemilihan siapa yang akan jadi pasangan ini tidak asal comot aja, tapi dengan berbagai macam pertimbangan. Yang paling utama tentunya Cawapres itu mempunyai massa yang banyak, karena tujuan mereka adalah untuk mendapatkan suara. Berbagai isu muncul dimedia massa tentang siapa menjadi cawapres siapa. ya itulah agenda yang akan terus berlanjut dalam beberapa bulan kedepan. kayak orang mau cari istri atau suami aja. wkkwkwkwkwk

Siapapun pasangan Presiden dan Wakil Presiden nantinya tidak akan menghasilkan kesejahteraan/keluarga Indonesia yang sakinah, mawadah dan warahmah bila mereka tetap menggunakan sistem kapitalisme ini.

Semoga tokoh Umat Islam yang mencalonkan diri menjadi Presiden tidak meleburkan Islam dengan Nasionalisme, Kapitalisme, dan sekulerisme.

Islam harus tetap Islam, tidak bisa dicampur adukkan dengan Sistem yang lain.

1 Komentar

  1. khitbahku said,

    Kalu Jodoh untuk menyempurnakan separuh agama bisa bergabung di http://www.khitbahku.wordpress.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: